sehat-jasmani-dan-rohani-menurut-kristen

Sehat Jasmani dan Rohani

“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu,, sama seperti jiwamu baik-baik saja.” 3 Yohanes 1:2 (TB)

Semua orang mendambakan kesehatan fisik dan itu baik sekali. Sekarang ini orang semakin memperhatikan kesehatan. Ada yang mengatur pola makannya, ada yang menghindari makanan berlemak, ada yang berolahraga secara rutin, dan tujuan semuanya adalah supaya tubuh tetap sehat.

Apabila seseorang tidak memperhatikan kesehatannya di masa muda maka penghasilannya kini akan habis digunakan untuk biaya kesehatan / perobatan di masa tua. Tentu kita tidak mau demikian. Kita mau di usia muda sehat dan di usia tua pun tetap sehat dan diberkati.

Menjaga pola hidup sehat penting, namun kita juga harus ketahui bahwa kesehatan itu adalah anugerah Tuhan bagi kita. Olahraga ataupun menjaga pola makan tidak dapat menjadi jaminan seseorang sehat tanpa Tuhan mengaruniakan kesehatan baginya.

Namun seringkali kita begitu getol menjaga kesehatan tubuh tetapi tidak memperhatikan kesehatan rohani atau batin kita. Padahal bagian yang kekal dalam hidup kita adalah roh. Tubuh kita fana adanya tetap roh kita kekal selamanya.

Firman Tuhan dalam suratan Roma pasal 8 ayat 6 memberitahukan bahwa mereka yang memusatkan hidup kepada daging akan mati, tetapi memusatkan hidup kepada roh akan hidup. Jadi usaha menjaga kesehatan rohani harus lebih unggul daripada usaha kita memperhatikan kesehatan jasmani.

Menurut Alkitab, inilah beberapa point penting yang dapat membantu kita untuk mengetahui apakah rohani kita sehat atau tidak ;

1. Memiliki rasa lapar dan haus akan Tuhan.

“Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?” Mazmur 42:2-3 (TB)

Orang yang hidup pasti memiliki rasa lapar dan haus. Apabila seseorang masih hidup tetapi tidak selera untuk makan dan minum, maka orang itu pasti ada masalah dengan kesehatannya.

Baca Juga :   Hormatilah Ayah dan Ibumu

Hidup rohani kita juga demikian, kalau rohani kita sudah sakit dan bermasalah bahkan nyaris mati maka tidak ada lagi rasa rindu atau gairah untuk mencari Tuhan.

Tetapi tidak demikian dengan pemazmur bani Korah. Dalam soal kerinduan akan Tuhan, akan hadirat Tuhan, mereka menyamakan dirinya seperti rusa yang merindukan sungai yang berair. Seekor rusa yang haus akan berlari dengan sekuat tenaga untuk mendapatkan air sehingga dahaganya terpuaskan. Mustinya semua anak-anak Tuhan juga begitu, selalu rindu dan haus akan Tuhan.

Kita jangan datang ke ibadah hanya sebagai rutinitas saja atau hanya ingin berjumpa dengan teman, atau hanya ‘mengisi’ daftar hadir saja. Tetapi datanglah beribadah karena kita haus dan rindu untuk bertemu Tuhan.

2. Bertumbuh.

Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.” Matius 13:31-32 (TB)

Pernahkah Anda melihat seseorang yang sudah berumur dewasa tetapi tubuh dan perilakunya masih seperti anak-anak? Hal itu terjadi karena dia menderita sesuatu penyakit. Penyakit membuat dia tidak bertumbuh sesuai dengan umurnya.

Baca Juga :   Pentingnya Pengendalian Diri

Seorang anak Tuhan jika tidak meningkat iman dan kerohaniannya berarti orang itu sedang menderita sakit rohani.

Seorang yang sehat pasti mengalami pertumbuhan.

Dalam di atas Yesus menggambarkan pertumbuhan seperti benih biji sesawi yang kecil bertumbuh menjadi satu pohon hingga burung-burung dapat bersarang pada cabang-cabangnya. Artinya tanda seseorang bertumbuh adalah dia dapat menjadi berkat, dapat menjadi perteduhan bagi orang lain. Ketika kita belum bisa berdampak, belum bisa menjadi berkat bagi orang lain, bisa jadi kerohanian kita tidak sehat, tidak bertumbuh.

Contoh ilustrasi

“Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: “Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya.” Yohanes 6:5-6 (TB)

Filipus adalah salahsatu dari 12 murid Yesus. Dia sudah lama mengikuti Yesus, mendapat pengajaran langsung dari Yesus, menyaksikan mujizat yang dilakukan Yesus. Tetapi ketika muncul persoalan di mana 5000 orang sedang kelaparan, Yesus menguji iman Filipus dengan berkata: “Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?”

Tentu Yesus mengharapkan supaya iman Filipus bangkit dan meningkat. Tetapi ternyata itu tidak didapatkan Yesus, sebab Filipus menjawab : “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini….” Kalimat ‘tidak akan cukup’ sama artinya dengan ‘tidak akan mungkin’. Bagaimana mungkin seorang yang dekat dengan Yesus bisa berkata tidak cukup, tidak mungkin, tidak dapat, dan lain sebagainya yang negatif. Di mana imannya, di mana buah pengajaran yang sudah diterima selama ini dari Yesus? 

Baca Juga :   Pernikahan Yang Bahagia

Kita harus bertumbuh dalam iman, bertumbuh dalam kerohanian, dan itulah yang diharapkan Yesus. Seperti anda mengharapkan anak Anda bertumbuh dengan normal demikian juga Tuhan mengharapkan kita anak-anak-Nya bertumbuh dalam kerohanian, bertumbuh dalam pengenalan akan pribadi Tuhan.

Kunci untuk bertumbuh adalah tertanam dan disiram (1 Korintus 3:1-6). Kita harus tertanam yaitu setia dalam sebuah gereja lokal dan ijinkan hidupmu disiram oleh Firman Tuhan maka Tuhan akan mengerjakan pertumbuhan kerohanianmu.

3. Berkarya

“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” Roma 12:11 (TB)

Orang yang sehat pasti berkarya. Demikian juga dengan kita, apabila rohani kita sehat maka kita akan berkarya bagi Tuhan. Berkarya dalam Tuhan artinya aktif dan giat melayani Tuhan. Orang yang sehat kerohaniannya akan semakin melibatkan diri dalam pekerjaan Tuhan. Rohnya menyala-nyala untuk melayani Tuhan.

Penutup

Kiranya kita semua sehat jasmani dan rohani. Tubuh kita sehat dan terutama rohani kita juga sehat.

Berolahragalah dengan teratur dan serius menghindari makanan yang merugikan kesehatan.

Kita juga harus selalu haus dan rindu untuk mengenal Tuhan, selalu mengalami peningkatan serta menunjukkan karya-karya yang luar biasa dalam pekerjaan Tuhan.

Memang semakin hari tubuh kita semakin merosot (tua) tetapi rohani kita musti tetap sehat dan prima.

Haleluyah!

Anda Juga Mungkin Suka Ini

Tinggalkan Balasan