cara mengatur gula darah tetap stabil

Inilah Cara Mengatur Gula Darah Penderita Diabetes Tetap Stabil

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes adalah pemilihan menu dan pengaturan pola makan. Bagaimana agar gula darah tetap stabil, dan tidak melonjak, kuncinya ada pada pola dan menu makanan.

Dilansir dari laman tempo.co dengan nara sumber Lastdes Cristiany Friday, Dosen dari Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, berikut pola dan cara mengatur gula darah tetap stabil bagi penderita diabetes ;

1. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah

Perlu diketahui bahwa diabetes disebabkan oleh rilis dari insulin yang terganggu sehingga gula darah cepat naik dan tidak stabil. Agar gula darah tetap stabil, kuncinya adalah mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah.

Makanan dengan indeks glikemik rendah antaralain kacang kedelai, jeruk, wortel, apel, kurma, pisang.

Baca Juga :   Begini Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami Bagi Wanita dan Pria

Makanan dengan indeks glikemik sedang antaralain jagung manis, nanas, madu, ubi, labu.

Sedangkan makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah kentang rebus, semangka, roti tawar putih, kerupuk beras, nasi putih, sereal jagung, gula pasir.

2. Prioritaskan kebutuhan kalori

Meski diet gula, penderita diabetes harus tetap memperhatikan kebutuhan kalori terlebih dahulu.

Sayangnya, 60 persen penyumbang kalori adalah karbohidrat, padahal makanan berkarbo umumnya memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Prinsip yang harus diperhatikan adalah memperhatikan kebutuhan kalori terlebih dahulu.

Kebutuhan kalori tergantung dari berat badan, tinggi badan, jelas kelamin, usia.

3. Susun pengaturan dan pola makanan

Setelah memperhatikan kebutuhan kalori, dengan memperhatikan indeks glikemik barulah kemudian disusun pengaturan makanannya. Indeks glikemik sendiri ditentukan berdasarkan kandungan karbohidrat dan kandungan seratnya. Jika serat dalam makanan berjumlah banyak, biasanya memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.

Baca Juga :   Bahaya Diet Ekstrem, Bisa Mengakibatkan Kemandulan

4. Konsumsi jagung ketimbang nasi, atau pilih nasi berwarna

Disarankan penderita diabetes agar mengonsumsi jagung ketimbang nasi, atau bisa juga mengonsumsi nasi berwarna,

Dibanding beras putih, pilihlah nasi yang berwarna, misalnya nasi coklat, nasi merah, dan nasi hitam.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi bukannya tidak dapat dikonsumsi, tetapi harus diperhatikan. Misalnya, penderita diabetes jangan mengonsumsi pisang setelah makan, karena itu berbahaya.

5. Konsumsi mangga, jeruk, wortel apel, dan anggur

Meski begitu bukan berarti penderita tidak dapat menikmati buah. “Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah dan aman dikonsumsi penderita diabetes adalah mangga, jeruk, wortel, apel, anggur dan sebagainya.

6. Merebus makanan

Tips agar penderita diabetes tetap dapat menikmati makanan enak, tanpa harus khawatir gula darah naik adalah merebus bahan makanan begitu saja, seperti membuat sayur sop dan arsik ikan.

Baca Juga :   Menurunkan Berat Badan Dengan Cara Defisit Kalori

7. Makanan bisa digrill atau dibakar, tanpa diberi minyak

Jika bosan dengan makanan yang direbus, penderita diabetes dapat menikmati makanan dengan cara digrill atau dibakar seperti ikan pepes, syaratnya tidak perlu diberi minyak. Untuk menambah rasa, bisa menambahkan sambal terasi.

8. Setengah lingkaran piring untuk sayur

Pedoman makan untuk penderita diabetes : setengah lingkaran sayur, setengah lingkarnya dibagi untuk lauk hewani atau nabati, protein, dan karbo.

Anda Juga Mungkin Suka Ini

Tinggalkan Balasan