cara hemat di usia muda

6 Tips Cara Hemat di Usia Muda

Usia muda adalah usia paling produktif dari manusia. Produktif berarti bekerja dan memiliki penghasilan. Namun jangan lupa, orang muda tidak selamanya tetap muda, kelak akan menjadi tua dan kurang produktif. Untuk itu orang muda harus tahu cara hemat di usia muda.

Pasangan pegiat hidup frugal (hemat), Samuel dan Claudya istrinya, dalam channel Youtube-nya berbagi 6 tips cara hemat orang muda.

Inilah cara hemat di usia muda ;

1. Bawa bekal ke kantor.

Setiap hari pasti makan bukan? Nah, di kota-kota besar makanan pesan antar untuk satu orang bisa menghabiskan uang sekitar 50-100 ribu rupiah. Padahal kalau biaya tersebut digunakan untuk masak di rumah sudah bisa mencukupi kebutuhan satu keluarga muda untuk satu hari bahkan ada yang dua hari. Jadi hemat sekali.

Bekal yang dibawa dari rumah bisa diatur banyaknya sehingga tidak mubazir, di samping lebih higienis.

2. Naik transportasi umum ke kantor.

Sekarang ini transportasi umum sudah semakin bagus layanannya. Naik transportasi umum sekarang sudah nyaman.

Waktu naik transportasi umum bisa kita gunakan untuk membaca, menulis, mendengarkan musik, dan lain-lain.

Bonus yang lain naik transportasi umum adalah hemat waktu. Biasanya naik transportasi umum lebih cepat sampai di kantor karena tidak terkena macet.

Jadi mobil di rumah gunakan di weekend saja, waktu liburan atau hangout. Sedangkan aktivitas sehari-hari gunakan transportasi umum yang memberikan banyak keuntungan.

3. Beli barang sesuai kemampuan dan kebutuhan

Jangan terjebak dengan gaya hidup perkotaan, di mana orang tidak pede kalau tidak pakai baju, sepatu dan tas yang paling update.

Belilah barang-barang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda.

Ingat, harga diri seseorang tidak dinilai berdasarkan penampilan di luar, seperti harga tas, sepatu, jam yang Anda pakai, atau gadget yang Anda pegang. Harga diri seseorang ditentukan cara berpikirnya, cara bicaranya, caranya menghargai dan memperlakukan orang. Be confident of who you are.

4. Gak sering-sering ganti gadget.

Smartphone yang kita miliki biasanya di tahun kedua akan turun kualitasnya. Tetapi selama tidak mengganggu produktivitas jangan langsung buru-buru menggantinya. Mengingat harga handphone lumayan mahal.

Juga, perhatikan waktu membeli handphone, apakah Anda perlu handphone dengan spesifikasi tinggi dengan tiga buah kamera. Ataukah smartphone dengan dua kamera saja sudah cukup untuk menunjang aktivitas harian.

Pemilihan gadget ini terlihat sederhana tetapi lumayan berdampak dengan keuangan.

5. Nggak terburu-buru ikut tren/hobi-hobian kekinian.

Beberapa tahun lalu sempat tren lari dan sepedaan. Orang-orang pada beli pakaian lari yang mahal-mahal dan juga sepeda yang super mahal.

Tidak ada yang salah dengan itu, tetapi sebaiknya penting untuk memastikan apakah Anda menyukai hobi tersebut.

Kalau Anda mau mencoba hobi baru jangan langsung membeli perlengkapan yang mahal tetapi mulailah dengan yang seadanya. Kalau sudah serius baru beli yang mahal.

6. Tinggal di rumah orangtua

Apabila karena alasan dan pertimbangan-pertimbangan tertentu, seperti lagi menabung untuk beli rumah atau menabung untuk menikah, maka tinggal di rumah orangtua dapat menjadi pilihan hemat di usia muda.

Tinggal di rumah orangtua melakukan banyak penghematan, misalnya tidak bayar sewa rumah, tidak bayar listrik, dan juga air.  

Kalaupun ada budget setiap bulan untuk ucapan terimakasih secara simbolis kepada orangtua, biasanya itu jauh lebih murah dibandingkan harus sewa apartemen atau kontrak rumah.

Ayo, sekarang mulailah berhemat.

Kalau Anda bisa hemat di usia muda apalagi dari usia 20an maka Anda akan bisa menabung buat nikah, beli rumah, beli mobil, dan lain-lain.

Selamat berhemat!

Tinggalkan Balasan