Mengecilkan Perut Buncit Dengan Cara Defisit Kalori

5 Cara Mudah Mengecilkan Perut Buncit

Anda harus tahu bahwa perut buncit yang seringkali membuat Anda tidak nyaman bisa diatasi dengan cara diet kalori.

Kalori adalah energi yang Anda terima dari makanan dan minuman.

Sebenarnya kalori dibutuhkan tubuh agar bisa beraktivitas. Tetapi kalori yang berlebihan kurang baik untuk sebuah tubuh yang ideal.

Berikut lima tips untuk mengecilkan perut buncit dengan masuk ke dalam defisit kalori ;

1. Biasakan Mengunyah Lebih Pelan

Mungkin anda berpikir, apa hubungannya mengunyah dengan menurunkan mengecilkan perut buncit?

Alasannya, proses pencernaan sebenarnya sudah dimulai dari mulut dengan enzim amilase dan juga proses mengunyah.

Dengan mengunyah lebih baik atau dengan meningkatkan frekuensi mengunyah, maka kita akan membuat makanan tersebut lebih mudah dicerna. Sehingga nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut akan terserap dengan lebih baik.

Selain itu, dengan mengunyah lebih pelan maka kita akan lebih menikmati makanan tersebut dan akan lebih mudah kenyang. Kalau sudah kenyang maka kita tidak tergiur untuk makan lebih banyak.

Bandingkan jika kita makan dengan cepat, dengan rakus, maka biasanya kita akan makan jauh lebih banyak. Makan lebih banyak berarti kalori lebih banyak masuk ke dalam tubuh dan akan menimbulkan perut buncit.

Sebagian besar orang mempunyai kebiasaan makan cepat. Namun belajarlah untuk menguyah lebih pelan.

Untuk membangun kebiasaan mengunyah lebih pelan, setiap suapan pastikan waktunya sekitar 20-30 detik.

2. Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah-buahan Dalam Sehari

Ukuran ‘banyak’ di sini sebenarnya relatif. Ada orang makan satu genggam sayur satu hari sudah merasa banyak banget. Tetapi ada juga orang yang makan lima genggam sayur dalam satu hari baru terasa cukup.

Jika kita menggunakan patokan Kemenkes RI dengan “Isi Piringku”, maka setiap kali kita makan besar, dalam satu piring 2/6-nya itu harus diisi dengan sayuran dan 1/6 sisanya diisi dengan buah-buahan. Dengan cara ini diharapkan kita bisa mencukupi kebutuhan mikronutrients dan juga serat harian kita.

Namun selain itu, dengan meningkatkan asupan sayuran dan buah-buahan, sebenarnya kita membantu tubuh kita untuk lebih mudah MERASA kenyang. Terutama sayuran, karena kalorinya sangat kecil tapi volumenya besar.

Volume sayur yang besar dapat membantu meregangkan lambung kita. Dan dengan merenggangnya lambung maka akan dikirim sinyal-sinyal rasa kenyang ke otak kita. Karena kita merasa kenyang maka kita akan mengontrol nafsu makan. Dan tentu hal ini akan membantu kita terhindar dari perut buncit.

3. Mengurangi Minuman Manis

Perhatikan, ini adalah mengurangi manisan bukan berhenti sama sekali. Sehingga Anda membangun kebiasaan ini bukan hanya satu atau dua bulan saja tetapi seumur hidup.

Sebenarnya tidak ada hal jahat dalam minuman manis. Hanya perlu keseimbangan kalori.

Minuman manis itu biasanya mengandung kadar gula yang tinggi. Jadi dengan mengurangi minuman manis ini sama dengan mengurangi kalori ke dalam tubuh kita.

Minuman manis itu mengandung gula yang cukup tinggi. Gula itu adalah kebalikan dari sayuran. Sayuran itu kalorinya rendah tapi nilai nutrisinya tinggi dan volumenya juga tinggi. Sedangkan gula itu nilai kalorinya tinggi tapi tidak memberikan nilai nutrisi yang berarti.

Satu kaleng softdrink ukuran 350 ml mengandung 140 kkl (kilo kalori) dengan jumlah gula di dalamnya sekitar 39 gram. Bandingkan dengan buah apel ukuran besar, itu hanya memberikan 110 kkl dengan jumlah gula sekitar 22 gram dan mengandung serat sekiar 5 gram dan belum lagi vitamin yang terkandung dalam buah apel tersebut.

Selisih kalori softdrink dan buah apel memang sedikit, hanya sekitar 30 kl, tetapi selisih yang sedikit itu lama-lama bisa membuat perut buncit.

Nah, bukan berarti kita tidak boleh sama sekali minum minuman manis. Boleh minum tetapi dengan jumlah dan frekuensi yang lebih diatur atau jarang. Misalnya dua kali seminggu.

4. Meningkatkan Asupan Protein Harian

Makanan tinggi protein lebih mudah mengenyangkan.

Misalnya, makan dada ayam 200 gram dibandingkan maka satu bungkus mie instan plus satu centong nasi putih. Pasti belum menyelesaikan 100 gram dada ayam sudah pasti eneg, terasa kenyang. Padahal menghabiskan satu bungkus mie instan dengan satu centong nasi putih belum begitu terlalu kenyang. Kenapa? Sebab daging ayam mengandung banyak protein sedangkan mi instan dan nasi putih mengandung lebih banyak karbohidrat.

Untuk mendapatkan perut yang ideal makanlah makanan yang tinggi protein seperti oatmeal, telur, ikan, dan lain-lain

5) Melakukan Semuanya Secara Konsisten

Banyak orang menginginkan hasil yang drastis, cepat. Namun tidak ada hasil yang baik yang datang dengan mudah, semuanya butuh usaha.

Kalau anda mengecilkan perut buncit secara cepat, secara drastis, anda pasti tidak akan memiliki kedisiplinan untuk menjaga bentuk tubuh tersebut.

Bangunlah kebiasaan-kebiasaan baik di atas, bukan hanya satu minggu atau satu bulan atau satu tahun tetapi sampai selama-lamanya. Sebab anda tentu tidak mau mempunyai tubuh ideal hanya satu bulan atau satu tahun tetapi seumur hidup.

Bangun kebiasaan yang baik, jangan hanya mengejar jarum timbangan.

Sekian! Semoga bermanfaat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *